09 September 2008

BERBUKA PUASA DI GEREJA

08 September 2008 13:18

[Koran tempo 08/09/2008] Program nasi murah untuk berbuka puasa digelar oleh Gereja Kristen Jawa Manahan, Solo. Cukup murah karena menu berbuka komplet tersebut hanya dijual dengan harga Rp 500. Harga semestinya per porsi di atas Rp 5.000. Bahkan, sebelum berbuka, sebuah pengajian digelar dengan pembicara dari pemimpin salah satu pondok pesantren besar di Solo. Wujud sebuah toleransi beragama.

"Tidak ada sesuatu pun yang kembar identik di muka bumi ini. Ramah terhadap perbedaan merupakan keniscayaan. Kita mencintai istri kita karena dia berbeda dengan diri kita. Dan semuanya menjadi indah," kata Kiai Dian Nafi', pengasuh Pondok Pesantren Al-Muayyad, Windan, Sukoharjo, yang memberi pengajian itu pada 6 September lalu. Wajahnya memancarkan rasa haru yang mendalam. Betapa tidak, dia baru saja menyaksikan sebuah bukti masih adanya rasa toleransi antarumat beragama.

Sejak pukul 17.00 WIB, puluhan sepeda ontel dan belasan becak berjajar di depan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Manahan, Solo. Tidak ada kegiatan kebaktian walaupun saat itu hari Sabtu. Justru para pengemudi sepeda ontel dan becak tersebut sedang mendengarkan pengajian yang disampaikan oleh Kiai Dian Nafi' di gereja yang terletak di sebelah timur Stadion Manahan tersebut.

Hampir 500 orang, baik dewasa maupun anak-anak, menyimak kajian dari sang ustad dengan penuh perhatian. Apalagi Dian Nafi' memberikan ceramahnya dengan cukup interaktif, sehingga minat peserta pengajian pun semakin besar. Tanpa terasa, waktu sekitar 30 menit berlalu, hingga saat magrib menjelang. Ustad pun menyelesaikan kajiannya.

Suasana menjadi cukup riuh. Puluhan muda-mudi, kebanyakan jemaat GKJ Manahan, bergerak mengantarkan minuman dan makanan kepada mereka yang hadir. Sebanyak 500 teh hangat, kolak pisang, dan nasi soto lengkap dengan kerupuk dihidangkan. Masyarakat yang hadir segera menyantap menu buka puasa tersebut setelah secara bersama membaca doa berbuka puasa. Dalam waktu singkat, hidangan segera menyebar secara merata. Lagu Tuhan karya grup musik Bimbo mengalun merdu dari bibir dua orang penyanyi yang diiringi permainan organ tunggal.

"Kita mencoba menghormati agama lain dengan mengadakan program nasi murah untuk berbuka puasa," kata Pendeta Retno Ratih Suryaning Handayani. Memang murah karena, untuk mendapatkan menu berbuka sekomplet itu, setiap orang hanya perlu membayar Rp 500. Tak mengherankan jika masyarakat yang datang kebanyakan berasal dari golongan tak mampu.

Kegiatan tersebut telah dilaksanakan secara rutin oleh GKJ Manahan semenjak 1997 dan dilaksanakan sebulan penuh. Dari tahun ke tahun, peminatnya semakin banyak, meskipun di tempat lain banyak yang memberikan buka puasa gratis. "Kita merasa lebih dihargai dengan membayar," kata Sukirno, seorang tukang becak yang berasal dari Semanggi, Solo.

Uniknya, tidak semua yang datang tertib membayar. Seharusnya, dari 500 porsi yang disediakan, uang yang didapatkan bisa mencapai Rp 200 ribu tiap harinya. Namun, penyelenggara hanya mendapatkan pemasukan maksimal Rp 173 ribu. "Tidak jadi masalah karena ini sifatnya membantu masyarakat yang tidak mampu," kata Retno.

Toleransi tidak berhenti sampai di situ. Seusai berbuka puasa, beberapa mahasiswa beragama Islam yang turut membantu program tersebut menumpang sembahyang magrib di tempat tersebut. Pendeta pun menyediakan tempat kerjanya untuk salat, lengkap dengan sajadahnya. Dalam kegiatan tersebut, seakan perbedaan keyakinan sudah tidak lagi menjadi sekat pembeda. ahmad rafiq


Catholics In Papua Launch Bible Month With Street Procession

MERAUKE, Indonesia (UCAN) -- Catholics launched National Bible Month in Merauke archdiocese by carrying a bible in procession to the cemetery of missioners who brought God's word to them more than a century ago.

More than 1,000 Catholics walked seven kilometers on Sept. 1 afternoon in the two-hour procession on public roads of Merauke town. Starting from St. Mary of Fatima Church in Kelapa Lima, they went to Patale Sai, which means "missioners' burial ground" in the Marind tribal language, in Buti village. The cemetery is located just beside St. Theresia Church.

The Marind are the predominant tribal group in Merauke, capital of Merauke district, 3,670 kilometers east of Jakarta.

Sacred Heart Father Kayetanus Tarong, the St. Mary of Fatima parish priest, sent off the procession led by four altar boys carrying a large bible on a wooden stretcher. The pilgrimage aimed "to encourage all Catholics to respect the Bible, which contains all faith experiences," he declared.

Following the altar boys were children, junior-high students and other young and elderly people.

After about three kilometers, primary-school pupils and a drum band met the procession and led it the rest of the way to Buti, as the pilgrims continued praying and singing.

In the village, two tribal leaders accompanied by 11 children, all wearing traditional Marind attire, met the procession.

Speaking in their dialect, the tribal leaders took the handles of the wooden stretcher bearing the bible from the altar boys' shoulders and put them on the shoulders of four tribal girls.

The procession then continued to the cemetery, where the girls presented the bible to Archbishop Nicolaus Adi Seputra of Merauke. "May this bible bring blessings for all people, especially Marind people," he said.

The Sacred Heart archbishop stated that the Bible, which has journeyed through southern Papua 102 years, should open the eyes of all people to the Good News. The purpose of the procession was to encourage local Catholics to read the Bible, reflect on it and act according to it, he added.

Pointing to the indigenous elements of the procession, the archbishop asked Marind people not to abandon their culture. "We must accompany today's procession with Marind spiritual songs and tifa (a small Papuan drum)," said the bishop, who has allowed use of Marind spiritual songs and tifa during liturgies.

The archbishop then elevated the bible on a pulpit, facing the people who will come to honor it or to attend special activities for Bible Month. Throughout the month, the bible will be displayed under a tent erected inside the area where eight Sacred Heart missioners were buried.

Catholicism began to take root in southern Papua on Aug. 14, 1905, when Sacred Heart Father Henri Nolleh baptized Clara Sukai, a Marind woman, in Buti.

Wilhelmus Dabi Gebze, 46, who belongs to the Marori Mengey, a Marind sub-tribe, told UCA News at the end of the procession that Marind people had a word for God before Catholicism arrived. "They knew Amay, the word for 'God' in the Marori Mengey dialect," he said.

The procession interested him, he added, "because all Papuan people should read the Bible, which contains the living word for people from generation to generation."

According to Gebze, Marind people used to worship Amay, who created their ancestors. But after they learned about Catholicism, "they realized that the one whom they called Amay is God."

Following the installation of the bible, some people remained at the burial place until morning for adoration of the Blessed Sacrament, which was placed in a monstrance on an altar erected besides the pulpit.

Eduardus Gae, 32, coordinator of the procession, hoped that Catholics in each parish or neighborhood would conduct special prayer activities using the Bible "to renew themselves."

Margareta Mahuze, 62, who joined the procession, told UCA News the prayers and hymns helped her glorify God and realize the importance of the Holy Scripture. "Catholics should recognize the importance of the Bible in their daily lives," she said.

from : UCANews

Bible-based competitions launched to encourage children,teenagers to take part in liturgy

JAKARTA (UCAN) -- In connection with National Bible Month, Jakarta archdiocese has launched Bible-based competitions for children and teenagers with the aim of encouraging and preparing them to take part in liturgy.

ij_jakarta.gif"We are organizing Bible-reading, psalm-singing and poster-making competitions based on the theme of this year's Bible month," Father Benediktus Ari Dharmawan, head of the archdiocese's biblical apostolate commission, told UCA News on Aug. 27.

The Indonesian Catholic Church has celebrated September as National Bible Month since 1977, with every diocese free to choose its own theme. This year, Jakarta archdiocese chose God is Merciful (Luke 6:36).

"These competitions aim to encourage children and teenagers to take part in liturgy," Father Dharmawan said, noting that the Bishops' Conference of Indonesia has suggested dioceses involve children and teenagers more in Church activities.

The competitions also aim to make young Catholics more familiar with the Bible, thereby increasing their love for Jesus, he continued.

The priest reported that his commission distributed pamphlets explaining the competitions and their requirements to all 57 parishes of the archdiocese in early May. Contestants must be Catholics aged 12-16.

The Bible-reading and psalm-singing competitions will take place on Oct. 19 at St. Ursula School in Central Jakarta. The poster-making competition began when it was announced in May and ended on July 5, with 10 posters being submitted. The winners of that competition will also be announced on Oct. 19.

The commission will award competition winners certificates and 1 million rupiah (US$110) for first prize, 750,000 rupiah for second prize and 500,000 for third prize.

According to Father Dharmawan, the competition events were scheduled before and after September because the local Church should focus on scriptural reflection during the Bible Month.

A reflection program for the month asks Catholics to meet weekly in neighborhood groups to read a biblical passage and then reflect on it based on their daily life. The biblical commission has prepared materials to guide these four weekly meetings, each with a subtheme.

The subthemes are: "Empowering the family to be merciful," "Empowering the neighborhood to be merciful," "Being merciful within society," and "Realizing the new habitus as originating in God's mercy."

"New habitus," a phrase coined during the 2005 Grand Synod of the Indonesian Catholic Church, refers to a set of assumptions based on goodness, love and justice that can guide individuals and groups in acting, approaching, seeing, sensing, thinking, understanding and relating to other individuals or groups.

Referring to the Bible month's theme, Father Dharmawan said it was chosen because the archdiocese is trying to strengthen the spiritual life of its families and basic communities. Catholics might face difficulties and problems in their life, "but we are called to keep our faith in God and resolve these difficulties and problems based on God's mercy," he elaborated.

"May their spiritual encounter with God strengthen their faith, help them find their calling among the society and finally encourage them to help those who are poor and helpless," the priest said.

From : www.ucanews.com

08 September 2008

DAFTAR KEUSKUPAN DI INDONESIA MENURUT PROPINSI GEREJAWI

1.PROPINSI GEREJAWI MEDAN
  • Keuskupan Agung Medan
  • Keuskupan Sufragan Sibolga
  • Keuskupan Sufragan Padang
2.PROPINSI GEREJAWI PALEMBANG
  • Keuskupan Agung Palembang
  • Keuskupan Sufragan Tanjung Karang
  • Keuskupan Sufragan Pangkal Pinang
3.PROPINSI GEREJAWI JAKARTA
  • Keuskupan Agung Jakarta
  • Keuskupan Sufragan Bogor
  • Keuskupan Sufragan Bandung
4.PROPINSI GEREJAWI SEMARANG
  • Keuskupan Agung Semarang
  • Keuskupan Sufragan Purwokerto
  • Keuskupan Sufragan Malang
  • Keuskupan Sufragan Surabaya
5.PROPINSI GEREJAWI PONTIANAK
  • Keuskupan Agung Pontianak
  • Keuskupan Sufragan Sanggau
  • Keuskupan Sufragan Sintang
  • Keuskupan Sufragan Ketapang
6.PROPINSI GEREJAWI SAMARINDA
  • Keuskupan Agung Samarinda
  • Keuskupan Sufragan Banjarmasin
  • Keuskupan Sufragan Tanjung Selor
  • Keuskupan Sufragan Palangkaraya
7.PROPINSI GEREJAWI MAKASAR
  • Keuskupan Agung Makasar
  • Keuskupan Sufragan Manado
  • Keuskupan Sufragan Amboina
8.PROPINSI GEREJAWI ENDE
  • Keuskupan Agung Ende
  • Keuskupan Sufragan Larantuka
  • Keuskupan Sufragan Ruteng
  • Keuskupan Sufragan Denpasar
  • Keuskupan Sufragan Maumere
9.PROPINSI GEREJAWI KUPANG
  • Keuskupan Agung Kupang
  • Keuskupan Sufragan Weetebula
  • Keuskupan Sufragan Atambua
10.PROPINSI GEREJAWI MERAUKE
  • Keuskupan Agung Merauke
  • Keuskupan Sufragan Agats-Asmat
  • Keuskupan Sufragan Jayapura
  • Keuskupan Sufragan Manokwari-Sorong
  • Keuskupan Sufragan Timika

ZIARAH YUUKK!!!


Sebentar lagi bulan Oktober yang dalam tradisi Gereja Katolik lazim dikenal dengan istilah bulan Maria. Pada bulan ini banyak umat Katolik melakukan ziarah ke Gua Maria. Tertarik dan berencana untuk ziarah juga??? Inilah daftar dan alamat Goa Maria di Indonesia.

1. BANTEN

  • 1.1. Keuskupan Bogor :
    • 1.1.1. Gua Maria Bukit Kanada (Kampung Narimbang Dalam) - Jl.Raya Cipanas Km.2 (Sekolah Perawat/SPK RS Misi) Rangkasbitung, Serang. Paroki Santa Maria Tak Bernoda - Jl. Multatuli, Rangkasbitung. Peresmian 13Agustus 1988, Uskup Bogor, Mgr.Ignatius Harsono, Pr.

    2. JAWA BARAT

  • 2.1. Keuskupan Bandung :
    • 2.1.1. Gua Maria Sawer Rahmat - Cisantana, Cigugur, Kuningan. Peresmian 21 Juli 1990, Kardinal Tomko. Konsumsi peziarah : WKRI Cisantana, telepon 0232 875234.
      Rute:
      a. Jakarta -Cirebon -Kuningan, sebelum masuk kota Kuningan, diterminal Cirendang belok kanan menuju Cigugur (3 km) dari Cigugur naik ke Cisantana
      b. Jakarta - Bandung - Tasikmalaya - Kuningan - Cirebon. Sebelum masuk kota Kuningan (sesudah Waduk Darma) atau di Cigadung belok ke kiri melewati Cigugur kemudian naik ke Cisantana.
      Akomodasi:
      Penginapan : ada penginapan di Cisantana untuk 50-60 orang atau hotel di Kuningan
      Makan : Hubungi WKRI Cisantana attn. Ibu Gunawan (0233) 875234
      Harga antara Rp. 6.000, - Rp. 7.500 per orang
      2.1.2. Gua Maria Karmel - Biara Suster Karmel OCD, Jl. Karmel II \ 51, telepon 022 278 6152 - Lembang ~ Paroki Santa Maria Lembang, Jl. Karmel I \ 51, telepon 022 278 7331. Peresmian Mei 1989, Uskup Bandung, Mgr. Alexander Djaja-siswaja Pr.
  • 2.2.Keuskupan Bogor :
    • 2.1.1. Gua Maria Biara Santa Clara - Biara Suster Santa Clara, Pacet, Sindanglaya, telepon 0263 512 237 - Cipanas. (setiap hari s/d pkl. 11.30)

    3. D.K.I. JAKARTA

  • 3.1. Keuskupan Agung Jakarta :
    • 3.1.1. Gua Maria Bunda Penebus - Paroki St.Thomas Rasul, Jl. Pakis Raya, Blok G 5, No. 20, Bojong Indah - Jakarta Barat (Kompleks Bojong Indah - Jalan Daan Mogot, Jakarta - Tangerang).
      3.1.2. Gua Maria Fatima - Kompleks Biara Suster Gembala Baik RGS , Jl. Jatinegara Barat - Jakarta Timur. Acara rutin : Prosesi Bunda Maria Fatima & Perayaan Ekaristi setiap bulan tanggal 13, pukul 17.00. {Peresmian 13 Mei 1950 - Inter-nuntio, Mgr. De Jonge & 13 Mei 1961 - Uskup Jakarta Mgr. A. Djajasaputra SJ}.

    4. JAWA TENGAH

  • 4.1. Keuskupan Purwokerto :
    • 4.1.1. Gua Maria Kaliori - Kaliori, 20 km Purwokerto arah Banyumas; informasi : Sekretariat - telepon 0281 632479 - 796242 atau Gereja Katedral Purwokerto, Jl. Gereja no.3, telepon 0281 637052. Pemberkatan Patung Bunda Maria, 10 Oktober 1989, Paus Yohanes Paulus II di Yogyakarta. 08 Desember 1989 gua diberkati oleh Mgr. PS Hardjasoemarta MSC. Dilengkapi Taman Rosario Hidup dengan 15 relief peristiwa renungan doa rosario.
      Rute:
      Jakarta/Bandung - Wangon - Buntu - Gombong/Yogyakarta
      Dari arah Bandung, sampai di pertigaan Buntu belok ke kiri menuju Purwokerto melewati Banyumas dan Sokaraja, setelah melewati Sungai Serayu di antara jalan berkelok-kelok di sebelah kanan ada papan nama besar Goa Maria Kaliori.
      Jakarta - Purwokerto - Gombong/Yogyakarta
      Dari arah Purwokerto setelah melewati Sokaraja (terkenal dengan getuknya) dan setelah pabrik Gula Kalibagor, di sebelah kiri ada ada papan nama besar Goa Maria Kaliori.
      Penginapan & akomodasi:
      Rumah retret Maria Immaculata.
      4.1.2. Gua Santa Maria Nusakambangan - Ds. Klaces, Kec.Pembantu Kampung Laut, Cilacap. Sekretariat : Jl. Gatot Subroto 35A, telepon 0282 533018, Cilacap.
      Rute:
      1. Majingklak ~ pelayaran Majingklak - Klaces 20 menit. Banjar - Majingklak (Kalipucang) 45 km, Majingklak-Pangandaran = 25 km.
      2. Sleko-Cilacap ~ pelayaran Sleko - Klaces 2 jam.
  • 4.2. Keuskupan Agung Semarang :
    • 4.2.1. Gua Maria Kerep - Ambarawa (Seberang terminal Ambarawa), Paroki St. Yusuf Ambarawa, telepon 0298 591028 - pengelola, telepon 0298 592085. Peresmian 15 Agustus 1954, Uskup Semarang Mgr. Soegijopranoto SJ & Peresmian renovasi 04 Oktober 1981, Uskup Agung Semarang, Justinus Kardinal Darmoyuwono, Pr.
      Rute:
      Jakarta - Semarang - Ambarawa
      Dari arah terminal Ambarawa sebelum Komplek Gereja Paroki St. Yusuf ada jalan ke kanan menuju Gua Maria Kerep.
      Penginapan & Akomodasi: Susteran Marsudirini di samping Gereja.
      4.2.2. Gua Maria Sendang Sriningsih - Dsn.Jali, Ds.Gayamharjo, Prambanan. (jalan raya Yogya - Solo, Pertigaan pompa bensin Pandan Simping. Acara rutin : Pem-bukaan & penutupan bulan Maria (Mei & Oktober), prosesi obor dari Gereja Mar-ganingsih+doa jalan salib+misa (pkl.21.00) di gua & novena malam Jumat Kli-won. Peresmian 29 Mei 1953. Paroki Santa Maria Bunda Kristus, Wedi - telepon 0272 - 322797. Peresmian Renovasi 19 Agustus 1979, Uskup Agung Semarang, Justinus Kardinal Darmoyuwono Pr.
      4.2.3. Gua Maria Sendang Ratu Kenya \ Gua Hati Ibu Yang Bahagia - Danan, Giriwoyo, Wonogiri. Paroki St. Ignatius - Danan, Peresmian 30 Septem ber 1997, Uskup Emeritus Keuskupan Sintang, Mgr. Isaac Dura, Pr. Sumber air diberkati 30 September 1998 oleh Mgr. V.Kartosiswoyo, Pr. Acara rutin: Misa setiap Jumat pkl. 20.00 & Novena 9x Minggu pertama (pkl. 10.00) September s/d Mei.
      4.2.4. Gua Maria Mojosongo - Debegan Rt 04\V, Kel.Mojosongo, Kec.Jebres (jalan Brigjen Katamso) Surakarta/Solo. Paroki Santa Maria Regina Purbowardayan - Jl. Jend. A.Yani 10, telepon 0271 56620. Peresmian 25 Desember 1983, Uskup Agung Semarang, Julius Kardinal Darmaatmadja SJ. Acara rutin : Misa setiap malam Jumat Pertama pkl. 21.00.
      4.2.5. Gua Maria Sendang Pawita Sinar Surya Tawangmangu - +/- 3km lokasi wisata Tawangmangu, Dusun Sendang, Desa Panjang, Kec. Tawangmangu - Karang Anyar. Paroki St. Pius X, Jl. Lawu 362, telepon 0271 495192, Karang- anyar.
      4.2.6. Gua Maria Marganingsih (= jalan mengalirnya rahmat) - Ds. Ngaren, Bayat - Klaten (Yogyakarta - Solo, Pertigaan Bendo Gantungan Klaten arah Bayat), Paroki Santa Maria Bunda Kristus, Wedi - telepon 0272 - 322797 {Peresmian 27 Oktober 2002 - Uskup Agung Semarang, Mgr. Ign. Suharyo, Pr}.
      4.2.7. Gua Mawar Maria - Ds. Kembang Sari, Kec. Musuk - Boyolali. Peresmian 25 Juni 1982, Pastor paroki, Rm. A. Endro Karyono MSF. Paroki Hati Tak bernoda SP Maria, Jl. Merbabu 24, telepon 0276 21107, Boyolali. Kontak : Mudika Stasi Musuk d/a Kembangsari 06/II, Musuk ~ email : chollo@plasa.com (Sdr.Teguh Tri Kuncoro). atau sulisrose@plasa.com.
      4.2.8. Gua Maria - Sendang Sancta Rosa Mystica - Dsn Banyuurip, Ds Jelok, Kec. Tuntang, Kab. Semarang (Bawen - Salatiga). Koster, Pak Stefanus Aan 0822 980 461. Paroki St. Paulus Miki, Jl. Diponegoro 34 telepon 0298 324076, Salatiga.

    5. D.I.YOGYAKARTA

  • 5.1. Keuskupan Agung Semarang :
    • 5.1.1. Gua Maria Lourdes Sendang Sono - Kalibawang, Kulon Progo (Jl.Raya Mun- tilan - Wates), Paroki Promasan, telepon 0292 21130. {Peresmian 08 Desember 1929, Pastor RP Prennthaler SJ}. Misa setiap Sabtu selama bulan Mei & Oktober pkl 16.00.
      5.1.2. Gua Maria Sendang Jatiningsih - Ds.Jlitar, Moyudan, Sleman (Sendang Sono - Yogyakarta lewat Nanggulan - Godean). Paroki St. Petrus & Paulus - Klepu, Pos Godean, Yogyakarta 55564.Peresmian renovasi 1999, Uskup Agung Semarang, Mgr. I.Suharyo Pr.
      5.1.3. Gua Maria Tritis - Dsn. Bulu, Ds. Giring, Kec. Paliyan, Kab. Gunung Kidul - Wonosari. Paroki St. Petrus Kanisius - Jln. Mgr. Sugiyapranata 29, telepon 0274 391063, Wonosari. Setiap Minggu bulan Mei & Oktober ada perayaan ekaristi pkl. 11.30.
      Rute:
      Dari Yogyakarta - Wonosari; sampai simpang tiga Gading (dekat lapangan terbang landasan rumput) belok kanan menuju Playen - paliyan - Pasar Trowono - Singkil. Rute ini paling umum dilalui para peziarah dan jarak dari Gading - Goa Maria Tritis sekitar 28 km.
      5.1.4. Gua Maria Sendang Rosario - Ds.Ngijorejo, Kec.Gading, Wonosari (Jalan Raya Yogyakarta - Wonosari ~ Gua Maria Tritis). Peresmian 11 Pebruari 1962, Pastor T.Widyana SJ. Peresmian Renovasi 1975, Justinus Kardinal Darmo-yuwono, Pr. Peresmian Renovasi Ke-2, 21 Juni 1997, Uskup Tanjung Karang, Mgr. A.Henry Soesanto SCJ.
      5.1.5 Salib Suci Gunung Sempu, Bantul, Yogyakarta
      Rute:
      Dari Jalan Ringroad Yogyakarta masuk Pabrik Gula Madukismo kemudian ke barat sekitar 1,5 km ada jalan ke kiri menyeberangi rel ka angkutan tebu.
      Kontak person:
      Bp. Sugiharta
      Ketua Wilayah Gunung Sempu - telp. 0274-381877
      Pastoran Paroki Hati Kudus yesus Pugeran Yogyakarta
      Jl. Suryaden 63, Yogyakarta Telp. (0274) 372295
      email: sekretariat_paroki@pugeran.net
      website: www.pugeran.net

    6. JAWA TIMUR

  • 6.1. Keuskupan Malang :
    • 6.1.1. Gua Maria Sendang Purwaningsih - Purworejo, Kec.Donomulyo, Kab. Malang (dekat lokasi wisata Pantai Ngliyep, 53 km dari Kota Malang). Peresmian 10 Mei 1990, Pastor Paroki Purworejo, Rm. Henricus Franciscus Demmer O.Carm.
      6.1.2. Gua Maria Sendang Retno Adi - Ngadireso - Tumpang - Poncokusumo - Malang. Pertapaan Karmel \ Biara Suster Putri Karmel, telepon 0341 788650 (pkl. 07.00 s/d 15.00), fax 0341 788651 (24 jam).
      6.1.3. Gua Maria Jatiningrum - Curah Jati (45 km dari Banyuwangi) - Grajagan - Banyuwangi. Paroki Ratu Para Rasul. Peresmian 15 Agustus 1956, Uskup Malang, Mgr. AEJ Albers Ocarm. Sebelum tahun 1995 bernama Gua Maria Waluyaning Tiyang Sakit.
  • 6.2. Keuskupan Surabaya :
    • 6.2.1. Gua Maria Lourdes Puh Sarang - Kec. Semen - Kediri. Paroki St. Vincentius a Paulo, Jl. Veteran no. 3, telepon 0354 772782, Kediri. Peresmian 2 Mei 1999, Uskup Surabaya, Mgr. J. Hadiwikarta Pr. Acara rutin, Misa tirakatan malam Jumat Legi, pkl. 24.00 (didahului doa rosario pkl. 23.30).
      6.2.2. Gua Maria Fatima Sendang Waluyojatiningsih - Klepu, Kec. Sooko, Kab. Ponorogo (Ponorogo arah Pulung - Sooko, +/- 30 km arah timur Gereja St.Maria - Jalan Gajah Mada 45, telpon 0352 481184, Ponorogo). Peresmian 27 Mei 1988, Uskup Surabaya Mgr. AJ Dibjakarjana Pr., peresmian setelah renovasi, thn. 2001, Uskup Surabaya, Mgr. J.Hadiwikarta, Pr.

    7. LOKASI ZIARAH LAIN

  • 7.1. Sekitar D.I.YOGYAKARTA
    • 7.1.1. Candi/Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus - Ganjuran, Bantul, telepon 0274 367154, (Jowilayan, Km.16 Yogyakarta/Bantul - Pantai Samas). Peresmian 11 Februari 1930, Uskup Agung Jakarta, Mgr. Van Velsen SJ. Acara rutin : Ungkapan devosional & upacara khusus, Malam Jumat Pertama pkl. 19.00 & Minggu ke-5 setiap bulan, pkl. 07.00 & Minggu terakhir bulan Juni pkl. 07.00, serta Tirakatan Malam Jumat Kliwon pkl. 19.00.
      7.1.2. SALIB SUCI + Gua Maria Bunda Berduka Cita Gunung Sempu - Gereja Salib Suci, Kec. Kasihan, Kab.Bantul (1.5 km dari Pabrik Gula Madukismo - masuk dari ring road selatan Yogya); Acara rutin : Novena Salib Suci (devosi kepada salib suci) setiap minggu ke - 3, pkl. 10.00 wib. Paroki Hati Kudus Yesus, Pugeran - Jl. Suryaden 63, telepon 0274 372 295 Yogyakarta. Peresmian 20 Mei 1990 - Uskup Agung Semarang Mgr. Julius Darmaatmadja SJ.
      7.1.3. Sumur Maria Kitiran Mas - Gereja St.Maria Assumpta, telepon 0274 895 146, Pakem - Jalan Raya Yogyakarta - Kaliurang, Km 17). Penggalian sumur kecil tahun 1985, Pemberkatan renovasi (sumur lebih besar) 14 Oktober 2001.
      7.1.4. Makam Romo Richardus Kardis Sandjaja, Pr - Jl. Kartini, Muntilan ; Paroki St. Antonius, telepon 0293 587046 ~ Rumah retret St. Fransiskus Asisi, Jln. Kartini 11 (samping RSU Muntilan), telepon 0293 587 095.

    8. SUMATERA UTARA

  • 8.1 Keuskupan Agung Medan :
    • 8.1.1. Graha Bunda Maria Annai Velangkanni - Taman Sakura Indah Blok A / 1, Jl. Sakura III No. 7, Tanjung Selamat, telepon 061 8201943 Medan-Tuntungan, Sumatera Utara.

    9. BANGKA \ RIAU KEPULAUAN \ PULAU GALANG \ PULAU BATAM

  • 9.1 Keuskupan Pangkal Pinang :
    • 9.1.1. Gua Maria Pelindung Segala Bangsa Belinyu - Bukit Mo Thian Liang (Bukit Menggapai Langit), Belinyu - Bangka (90 km dari Pangkal Pi- nang) - Paroki St. Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda, Jl. Mayor Syafri Rakhman 107, telepon 0715 321331, Belinyu. Peresmian : 08 Desember 1999, Mgr. Hilarius Moa Nurak SVD.
      Kontak person:
      Pastor Ambros Sanas, SSCC
      Pastor Paroki St. Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda.
      Jl. May Syafri Rakhman 107, Belinyu 33254
      Telp. 0715 - 321331

      Paroki Katedral St. Yosef
      Jl. Gereja No. 2, Pangkalpinang 33131
      Telp/Fax. (0717) 432178 / 432152

      Pastor L.I Wayan J. Sunaryo, SVD
      Pastor Paroki St. Petrus
      Jl. Anggrek Blok II Lubuk Baja - Batam 29432
      Telp./Fax. (0778) 457755 / 451170

      Pastor Philipus Seran Sega, Pr
      Pastor Paroki Hati St.Perawan Maria Yang Tak Bernoda
      Jl. Diponegoro No. 12 Kotakpos 30, Tanjungpinang 29101
      Telp./Fax. (0771) 21386 / 20096
      9.1.2. Gua Maria Bunda Pelindung Teluk Dalam - Pulau Bintan, Pantai Trikora Teluk Dalam (49 km dari Tanjung Pinang). Paroki Hati St. Pera- wan Maria Yang Tak Bernoda, Jl. Diponegoro 12, teepon 0771 21386 \ 20096, tanjung Pinang. Peresmian : 22 April 2001, Mgr. Hilarius Moa Nurak SVD.
      9.1.3. Bunda Maria di Atas Perahu, Galang Site II - Pulau Galang, Paroki St. Petrus, Lubuk Baja - Jl. Anggrek Blok II Lubuk Baja, telepon 0778 457755 \ 451170, Batam. Peresmian 30 September 1994.
      9.1.4. Gua Hati Tersuci Santa Perawan Maria - Paroki Beato Damian, Kompleks Green Town, Blok Q, No. 21 (Depan TOP 100), Bengkong Harapan, Batam. Peresmian 17 Maret 2002 oleh Mgr.Hilarius Moa Nurak SVD

    10. JAMBI

  • 10.1 Keuskupan Palembang :
    • 10.1.1. Gua Maria Ratu Rosari – Kompleks Pondok Kristofel (Rumah Biara SCJ) , telepon 0741 – 40207, Paroki St. Theresia – Jl. RD Mattaher 19, telepon 0741 – 23310, Jambi {Peresmian 07 Oktober 2002 – Uskup Palembang, Mgr. Al. Sudarso SCJ}.

    11. LAMPUNG

  • 11.1. Keuskupan Tanjung Karang :
    • 11.1.1. Gua Maria Padang Bulan – Pringsewu, Lampung (Arah barat kota Bandar Lampung) ~ 3 km dari Pringsewu arah Kab. Tanggamus dise-belah kanan jalan. Rumah retret La Verna , fax 0729 21788. Peresmian 19 Agustus 1984.
      Rute:
      Kendaraan Umum : peziarah bisa naik Bus Damri dari Stasiun gambir menuju Lampung. Turun di Stasiun KA Tanjung Karang, kemudian ganti angkutan umum menuju terminal Rajabasa. Setelah itu melanjutkan dengan bus jurusan Kota Agung. Turun di Pringsewu, tepatnya di pangkalan ojek pasar esok.
      Kendaraan Pribadi/Rombongan : Dari pelabuhan Bakauheni menuju ke arah kota Tanjung Karang melewati bundaran Sukarno-Hatta, ada pertigaan belok kanan menuju Jl. Pramuka sampai di terminal kecil Kemiling belok kanan menuju Pringsewu dan melewati Pasar Gedungtataan, Pasar Gadingrejo sampai di pasar Pringsewu ke arah Kabupaten Tanggamus sekitar 3km (dari lampu lalulintas Pringsewu) belok kanan menuju lokasi Gua Maria PadangBulan.
      Penginapan : di lokasi ada rumah retret La Verna yang dikelola Suster-suster Fransiskanes dari Santo Gregorius, Martir( FSGM)
      11.1.2. Gua Maria Fajar Mataram – Bandarjaya, Lampung (Arah utara kota Bandar Lampung–menuju Kotabumi), Desa Merapi, Kel. Fajar Mataram – Kec.Seputih Mataram, Kab. Lampung Tengah. (Belok kanan di Pasar Bandarjaya).
      Rute:
      Kendaraan Umum : peziarah bisa naik Bus Damri dari Stasiun gambir menuju Lampung. Turun di terminal Rajabasa. Setelah itu melanjutkan dengan bus jurusan Bandar Jaya. Turun di terminal Bandar Jaya kemudian naik angkutan kota jurusan Merapi (Pajar Mataram)
      Kendaraan Pribadi/Rombongan : Dari pelabuhan Bakauheni menuju ke arah Kota Bumi, dari bundaran Sukarno-Hatta, belok kanan menuju Bandar Jaya terus ke jurusan Merapi.

    12. NUSA TENGGARA TIMUR

  • 12.1 Keuskupan Atambua :
    • 12.1.1. Gua Maria Lourdes Betun – 4 km dari Gereja St. Maria Fatima.
      12.1.2. Gua Maria Bunda Pengantara Rahmat – Stasi Silawan, Paroki Stella Maris Atapupu, Timor Tengah Utara (50 meter dari perbatasan Timor Lorosae) ~ {Peresmian medio Agustus 2001 – Vikjen Keuskupan Atambua, Pastor Agustinus Bula, Pr}.
      12.1.3. Gua Maria Bitauni – Paroki St. Maria Penyelenggara Segala Rahmat, Kiupukan, Pos Kefa.
      12.1.4. Gua Maria Kapela Wilain – Paroki St. Petrus Lahurus, Pos Atambua.
  • 12.2 Keuskupan Larantuka :
    • 12.2.1. Gua Maria Wato Jong – Paroki St. Maria Diangkat ke Surga, Bama, Lewokluo.
  • 12.3 Keuskupan Agung Ende :
    • 12.3.1. Gua Maria Fatima – Paroki St. Perawan Maria yang Tak Bernoda, Lela, Maumere.
  • 12.4 Keuskupan Agung Kupang :
    • 12.4.1. Gua Maria Lourdes – Paroki Kristus Raja Kupang.

    13. MALUKU

  • 13.1 Keuskupan Amboina :
    • 13.1.1. Gua Maria Bunda Hati Kudus – Waur Melati, Pulau Seram. Pastoran Kamal Waisarisa – Seram, telepon 0913 61292
      13.1.2. Gua Maria Panjang – 5 km dari kota Ambon.
      13.1.3. Golgota di Masbait + Gua Maria – Masbait ~ Desa Klanit, daerah Langgur, Maluku Tenggara, Kepulauan Kei & Aru. Peresmian 2000, Duta Besar Vatikan, Mgr. Renzo Fratini.

    14. SULAWESI

  • 14.1 Keuskupan Manado :
    • 14.1.1. Gua Maria Bunda Bukit Karombasan – Paroki Hati Kudus Karombasan, telepon 0431 861403 – Manado.
      14.1.2. Gua Maria Redemtoris Mater – Paroki St. Yoseph, Manado Selatan. Jl. Gereja St.Yoseph 17, telepon 0431 851928 – Manado.
      14.1.3. Gua Maria Bunda Hati Kudus – Desa Woloan, Tomohon. Pastoran Woloan, telepon 0431 352212.
  • 14.2 Keuskupan Agung Makassar :
    • 14.2.1. Gua Maria Balla – Pena, Polmas – Toraja Barat, Sulawesi Selatan. Pastoran Polewali, Jl. Amanna Pattola 2, telepon 0428 21720, Polewali.
      14.2.2. Gua Maria Watan Soppeng – Paroki St. Perawan Maria Bunda Peng- harapan, Jl. Samudera 48, telepon 0484 21362, Watan Soppeng, Sulawesi Selatan.
      14.2.3. Gua Maria Sendang Mulyasari – Kota Unaaha, Kendari, Sulawesi Tenggara. Paroki Kendari, Jl. Moh.Hatta 63A, telepon 0401 21886.

    15. KALIMANTAN

  • 15.1 Keuskupan Banjarmasin :
    • 15.1.1. Gua Maria Manikam Damai – Mandam, Hampang, Kota Baru.
  • 15.2 Keuskupan Sanggau :
    • 15.2.1. Gua Maria Pusat Damai.
  • 15.3 Keuskupan Sintang :
    • 15.3.1. Gua Maria Sejiram - Kapuas Hulu.
      15.3.2. Gua Maria Tahta Kebijaksanaan Putussibau – (4 km dari pusat kota Putussibau), Jalan Lintas Timur, Simpang Melapi – Kab. Kapuas Hulu. Peremian awal Juni 2002, Pastor Paroki Putussibau, Pastor YJ Jakang SMM.
  • 15.4 Keuskupan Tanjung Selor :
    • 15.4.1. Gua Maria Sei Mentogog - 4 km dari jalan aspal Slipi, Pantai Amal Tarakan, 13 km dari gereja Paroki St. Maria Immaculata, Jl. Jendral Sudirman 252, telepon 0551 51271, Kampung Baru, Tarakan – Kalimantan Timur.
  • 15.5 Keuskupan Agung Pontianak :
    • 15.5.1. Gua Maria Toho – Kec. Toho, Kab. Pontianak (15 km dari Anjungan \ 77 km dari Pontianak) – Paroki Katedral Patimura Pontianak, telepon 0561 734739 – Peresmian 20 Oktober 1996, Uskup Agung Pontianak Mgr. Hieronymus Bumbun OFMCap.
      15.5.2. Gua Maria Riam Merasap – Desa Segonde, Kec. Sanggau Ledo, Kota Bengkayang (Ibu Kota Kab.Sambas) – Pontianak – Bengkayang 170 km; Bengkayang – Sanggau Ledo 67,5 km; Sanggau Ledo – Lokasi 7,5 km. Paroki Santo Pius Bengkayang, telepon 0562 441147. Diresmikan 1993
      15.5.3. Gua Maria ratu Pencinta Damai Anjungan - Sungai Pinyuh, Anjungan ( 60 km dari Pontianak) – Paroki Sungai Pinyuh, telepon 0561 652079 – Peresmian 29 April 1973, Uskup Agung Pontianak Mgr. Herculanus Pr.



    06 September 2008

    JADUAL MISA PAROKI DI BANDUNG


    Gereja Katedral St.Petrus Jl.Merdeka 14 Bandung 40117
    Misa Harian : 06.00 : 07.00
    Misa Jumat1 : 17.00
    Misa Sabtu : 06.00 : 07.00 : 17.00
    Misa Minggu : 05.45 : 07.00 : 08.30 : 10.15 : 17.00

    Kapel Hati Kudus Yesus ( Kapel RS.ST.Borromeus) Jl.Surya Kencana 3 Bandung.

    Misa Harian : 05.45
    Misa Jumat1 : 17.00
    Misa Sabtu : 05.45 : 17.30
    Misa Minggu : 07.00 : 17.00

    Gereja Santa Odilia Jl.Cikutra 7 Bandung40124

    Misa Harian : 05.45
    Misa Jumat1 : 05.45 : 17.00
    Misa Sabtu : 05.45 : 17.00
    Misa Minggu : 05.45 : 07.30 : 09.30 : 17.00

    Gereja Santa Melania Jl.Melania 1-3 (Blkg RRI) Bandung 40122

    Misa Harian : 05.45 (Senin-Kamis)
    Misa Jumat : 17.00
    Misa Sabtu : 17.00
    Misa Minggu : 06.30 : 08.00

    Gereja Salib Suci Jl.Kamuning 25 Bandung 40113

    Misa Harian : 05.45
    Misa Jumat1 : 05.45 : 17.00
    Misa Sabtu : 17.00
    Misa Minggu : 05.45 : 07.15 : 09.00 : 17.00

    Gereja Santa Perawan Maria Sapta Kedukaan Jl.Pandu 4 Bandung 40173

    Misa Harian : 06.00
    Misa Jumat1 : 06.00 : 17.30
    Misa Sabtu : 17.30
    Misa Minggu : 06.00 : 07.30 : 09.15 : 17.30

    Gereja Santa Maria Fatima Jl.Karmel I/51 Lembang 40391

    Misa Harian : 06.30
    Misa Jumat1 : 06.30
    Misa Sabtu : 17.45
    Misa Minggu : 08.00

    Gereja Santo Laurentius Jl.Sukajadi 223 Bandung 40153

    Misa Harian : 06.00
    Misa Jumat1 : 06.00 : 17.30
    Misa Sabtu : 06.00 : 17.00
    Misa Minggu : 06.00 : 07.30 : 09.15 : 17.00

    Gereja Santo Ignatius Jl.Baros 8 Cimahi 40521

    Misa Harian : 06.00
    Misa Jumat1 : 18.00
    Misa Sabtu : 17.00 (Gereja St.Agustinus)
    Misa Minggu : 05.30 : 07.00 : 09.00 : 17.00

    Gereja Santo Michael Jl.Waringin 51 Bandung 40182

    Misa Harian : 06.00
    Misa Jumat1 : 06.00 : 18.00
    Misa Sabtu : 06.00 : 17.00
    Misa Minggu : 06.00 : 07.30 : 09.15 : 17.00

    Gereja Santo Paulus Jl.Moch.Toha 19 Bandung 40252
    Misa Harian : 05.45
    Misa Jumat1 : 18.00
    Misa Sabtu : 17.00
    Misa Minggu : 05.45 : 07.30 : 09.30 : 18.00

    Gereja Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria
    Jl.Surya Laya 3 Buah Batu Bandung 40265

    Misa Harian : 05.45
    Misa Jumat1 : 17.30
    Misa Sabtu : 17.00
    Misa Minggu : 06.30 : 08.30 : 17.00

    JADWAL KEBAKTIAN GEREJA DI BANDUNG

    GEREJA ISA ALMASIH
    Jl. Lengkong Besar - Bandung
    Homepage : http://www.gia.or.id/lb/

    KEBAKTIAN

    WAKTU

    PEMBICARA

    Kebaktian I

    06.00 WIB.

    ----

    Kebaktian II

    09.30 WIB.

    ----
    Kebaktian III

    16.30 WIB.

    ----
    Kebaktian RBK

    07.30 WIB.

    ----
    Kebaktian PBK

    09.30 WIB.

    ----
    Kebaktian Anak-anak

    08.00 WIB.
    09.30 WIB.
    16.30 WIB.

    ----


    GKI MAULANA YUSUF
    Jl. Maulana Yusuf No. 20 Bandung
    Kebaktian Umum I
    Kebaktian Umum II
    Kebaktian Umum III
    Kebaktian Remaja
    Sekolah Minggu Jl. Bahureksa 26
    Kebaktian Umum I Jl. Bahureksa 26
    Kebaktian Umum II Jl. Bahureksa 26


    Pkl. 07.00 WIB.
    Pkl. 09.00 WIB.
    Pkl. 17.00 WIB.
    Pkl. 07.00 WIB.
    Pkl. 07.00 WIB.
    Pkl. 07.30 WIB.
    Pkl. 09.30 WIB.




    04 September 2008

    Gembala Baru di Keuskupan Bandung


    Umat Katolik di Keuskupan Bandung kini berbahagia karena Tahta Uskup yang telah kosong selama kira-kira 2 1/2 tahun semenjak Mgr.Alexander Djajasiswaja kembali kerumah Bapa pada tahun 2005. Pada tanggal 17 Mei 2008 Tahta Suci Vatikan Sri Paus Benediktus XVI memilih Vikaris Jendral Keuskupan Agung Semarang P.Johannes Pudjasumarta Pr sebagai Uskup Bandung.Setelah ada pengumuman resmi dari Vatikan seluruh umat Katolik di Keuskupan Bandung bersiap-siap menyambut Sang Gembala baru.Terutama persiapan untuk perayaan tahbisan uskup terpilih.Rangkayan acara Tahbisan uskup di mulai dengan pengucapan janji setia dan pengakuan iman uskup terpilih dalam ibadat salve agung pada 15 Juli 2008 di Gereja Katedral St.Petrus Bandung yang di hadiri oleh segenap umat,keluarga uskup,para imam,biarawan-biarawati dan beberapa uskup,dipimpin langsung oleh Uskup Bogor Mgr.Michael Cosmas Angkur OFM dan di dampingi oleh nuntius (Dubes Vatikan) Mgr.Leopoldo Girelli.Dalam ibadat tersebut juga di lakukan pemberkatan perlengkapan uskup oleh nuntius.
    Rabu 17 Juli 2008 upacara tahbisan uskup di laksanakan di Sasana Budaya Ganesha ITB dengan suasana yang meriah dan agung.Dihadiri oleh 6500 undangan perwakilan umat dari berbagai paroki,kategorial,komisi,yayasan dan para pengisi acara.Acara ini juga di hadiri oleh para imam yang berkaya di Keuskupan Bandung dan 37 Uskup se-Indonesia. Tahbisan di pimpin oleh Kardinal Julius Darmaatmaja SJ di dampingi Mgr.Ignatius Suharyo dan Mgr.Leopoldo Girelli.

    Profil Mgr.Johennes Pudjasumarta

    Nama Lengkap :
    Johannes Maria Trilaksyanto Pudjasumarta

    Tempat/Tanggal Lahir :
    Surakarta,27 Desember 1949

    Nama Orang Tua :
    Ayah : Hubertus Soekarto Pudjasumarta
    Ibu : Agnes Soekarti

    Tahbisan Imam :
    25 Januari 1977

    Tahbisan Uskup :
    16 Juli 2008

    Motto : "Duc In Altum" (Luk 5:4)
    "Bertolaklah ke tempat yang dalam"